"Anin..!" Anin menoleh ke Mama Monika, dan Anin memberikan senyum manisnya kepada Mama Monika tanpa bicara. "Kenapa sayang ada yang mengusik mu ? " Mama Monika duduk di sebelah Anin mengusap punggung Anin kemudian Mama Citra menggenggam tangan Anin mengajak Anin berdiri bersama. "Kalian ngomong apa tadi sama Anin ?" "Kenapa Calon mantu aku jadi murung sejak kalian ajak gabung sama kalian?" Mama Monika mula menampakkan taringnya. Semuanya diam saling pandang satu sama lain. "Siap yang nyuruh kalian nyakitin perasaan calon Mantu aku hah..?" "Ma, Anin nggak papa..! " Anin menggenggam tangan Mamanya Adit agar emosinya nggak meledak-ledak. "Hanya tadi Mbak Karin.." Ucapan Anin langsung dipotong oleh Mama Monika. "Oh jadi kamu Rin, " Mama tiba-tiba Menaik suaranya lagi. "Tante.. Akk.."

