102. Hari Bahagia Anin dan Adit (2)

1106 Words

Acara semakin malam semakin dipadati tamu undangan karena ada yang tidak bisa datang pagi ataupun siang mereka memilih untuk datang malam. Kaki ku udah mulai pegel lagi. Aku tetap bersikap seperti biasa karena kak Adit akan khawatir nanti. Acara dilanjutkan dengan pemotongan wedding cake kemudian di lanjutkan dansa bersama. Teman kami dari SMA banyak yang hadir ada menyumbangkan suara emas tentunya mereka yang memiliki bakat bernyanyi khusus special hari ini mereka mempersembahkan lagu untuk kami. "Yang, kenapa Mama ku nggak muncul-muncul ya dari kemarin." "Pasti kamu kepikiran lagi kan, udah nggak usah dipikirkan nanti bikin mood mu jadi nggak bagus aku nggak suka itu. " "Sudah cukup selama ini kamu sabar dan mengalah Yang." "Ayo semangat masa pengantinnya bad mood gitu harus happy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD