Chapter 64

2026 Words

Laura ingin menghirup udara segar sehingga William mengajaknya untuk berkeliling di taman rumah sakit. Ia mendorong kursi roda Laura kemudian berhenti begitu mereka tiba di tempat yang dituju. "Sepertinya disini pemandangannya cukup indah," ucap William. "Ya. Disini saja." Laura dapat melihat begitu banyak bunga dari tempat ini. William memang sangat pandai dalam memilih tempat. Lelaki itu kemudian berpindah sehingga berada di hadapan Laura. William kemudian berlutut dan menatap Laura yang duduk di kursi roda. "Apa kau sudah baik-baik saja?" tanya William. Laura hanya diam saja. Willliam pun menatapnya seraya menanti jawaban. "Jangan berlutut seperti itu." "Mengapa? Aku menginginkannya." "William?" panggil Laura. "Ya?" "Aku ingin meminta maaf." "Kenapa?" "Kemarin aku sangat k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD