21

2128 Words

Bian melonggarkan sedikit dasinya yang terasa menyesakkan, kemudian menyandarkan punggungnya di kursi kerjanya. Suara ketukan pintu ruangannya terdengar, dibarengi dengan masuknya salah satu rekan kerjanya yang bekerja di bagian IT. Memang sebelumnya mereka sudah membuat perjanjian melalui chat, seperti yang Shei minta. Menghack salah satu akun milik Alden, suaminya sendiri. “Gimana?” Tanya Bian tanpa basa basi. Theo, pria yang berumur dua tahun diatasnya itu hanya menjentikkan jarinya.” Gampang. Udah kelar. Udah gue kirim ke email lo. Tinggal masukin email dan passwordnya, dijamin masuk deh ke akun itu. Kebetulan emailnya udah gak dipake kayaknya deh jadi gak akan ketahuan kalo ada yang log in.” Ia menjelaskan. Memang karirnya di bidang IT banyak diminati beberapa rekannya untuk dimanfa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD