Flashback

1997 Words

Syaqila berjalan menuruni tangga dengan sesekali mendenguskan hidungnya yang berair. Ia baru saja bertemu dengan Syahid di atas sekolah, menangis berdua di sana. Walau dominan Syaqila yang terisak sedangkan Syahid hanya memasang wajah sendu tanpa air mata. Sebenarnya tadi Syaqila tidak ada niat untuk bertemu dengan Syahid di sana. Tapi, karena ia mengantar seragam Syahir yang dititip pemuda itu pada tasnya membuat ia mau tidak mau harus naik ke lantai dua dimana kelas Syahid dan Syahir berada. Saat di atas sana ia tidak menemukan Syahid padahal teman-temannya sudah bersiap ke lapangan untuk melakukan praktek. Namun, pemuda itu malah menghilang. Saat Syaqila di depan koridor, ia tidak sengaja berpapasan dengan cowok yang Syahid banting di Kantin kemarin. Gadis berpipi bulat itu pun bertan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD