Habis Arjuna Terbitlah Adhar dan Deon

2408 Words

"Hai, gue Syahir ... calon teman baik lo." "A-apa?" Syahir mengedikan bahu lalu masih menatap Firza dengan helaan nafas panjang. "Sampai kapan mau duduk di sana, lo gak berharap gue buat bantu lo berdiri kan. Jangan manja!" Tutur Syahir lalu melangkah lebih dulu membuat Firza mendecih pelan dengan berdiri dan berdecak samar. "Tunggu." "Apa?" balas Syahir dengan menatap Firza di hadapannya kini. "Jangan ikut campur lagi urusan gue, tolong lain kali berpura-pura untuk tidak dengar dan lihat." Syahir tersenyum miring dengan menggelengkan kepalanya heran. "Kenapa, bukannya lo dan bokap lo mau pamer tentang hubungan kalian berdua yang tidak akur? Kenapa harus pamer segala sampai ke sekolah, gak ada kerjaan." Cibir pemuda itu dengan tersenyum. Senyum mengejek. Sengaja menyudutkan dan membu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD