Extra

2516 Words

Oase begitu bahagia, dia bersemangat membersihkan rumah karena Maria akan datang siang nanti. Hari ini mereka berencana membuat kue bersama. Lalu pergi kencan di malam hari. Setidaknya itulah yang dia rasakan saat berlarian ke depan rumah membukakan pintu. “Maria! Kok awal? Kangen aku ya?” Pertanyaan begitu percaya diri itu keluar begitu saja dari mulutnya dan langsung dia sesali ketika melihat siapa yang ada di hadapannya saat ini. “Jadi ini yang selama ini kamu lakukan saat tidak diawasi? Pipimu kenapa besar sekali? Jangan remehkan 3 kg.” Saat ini wajah Oase begitu pucat. Keringat dingin membasahi pelipisnya, 3 kg yang diabaikannya itu tak disangka malah mendatangkan rasa takut. “Bu-Bunda ... selamat datang,” panggil Oase lemah. Oase sama sekali tak terpikir akan didatangi. Dia tida

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD