Lala menghela napas panjang. Dia duduk di gazebo kayu sendirian. Sudah beberapa hari setelah kejadian berkebun, Nur seakan menjauhinya. Lala tidak tahu harus bercerita kepada siapa. Hanya Nur yang bisa bertahan berteman dengannya selama ini. Lala tidak pernah menduga bahwa Nur akan marah hanya karena kejadian di kebun. Lala bertanya-tanya pada dirinya sendiri apakah dia salah atau tidak sehingga membuat Nur menghindar darinya. Lala mengusap wajah frustasi, merebahkan tubuhnya di gazebo. Teman-temannya yang lain kini sedang sibuk dengan kegiatan masing-masing karena jam istirahat. Mata Lala menatap langit-langit gazebo yang terbuat dari kayu. Helaan napas berat kembali terdengar dari mulutnya. Seketika ucapan Nur terngiang di kepalanya hingga saat ini. Memikirkan alasan apa yang membuat N

