Akur

1267 Words

Pagi-pagi Reres sudah terbangun sedikit mual, tapi bisa ia atasi dengan mengemut permen mint. Beruntung si kembar dalam perutnya mudah ditaklukkan. Tak ingin merepotkan sang ibu. Setelahnya seperti biasa ia melakukan kegiatannya. Pertama mengecek ruang laundry, selalu ada pakaian yang harus dibawa sebelum ia melangkah menuju kamar Saga. Sesekali menghela napas, sambil melangkahkan kakinya dengan perlahan. Lalu segera merubah raut wajah ketika berjalan masuk ke dalam. Saga masih terlelap, sepertinya masih mengantuk karena mereka begadang dan mengobrol hingga malam hari. Reres membiarkan sejenak, ia sibuk merapikan pakaian ke lemari. Hari ini senyum Reres sedikit luntur. Setelah selesai merapikan pakaian, menyiapkan pakaian dalam dan meletakan ke kamat mandi, menyiapkan sikat gigi. Ia seg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD