Apa yang bisa diharapkan dari fantasi liar Isaac? Dia tak mendapatkan yang diinginkan karena seseorang meneleponnya. Meskipun dengan nada suara datar, pria itu memberi instruksi supaya seseorang di depan pintu mau menunggu selama beberapa menit. Isaac tidak langsung beranjak, dia menatap es krim di pangkuan dan wajah Gressida secara bersamaan sehingga membuat perempuan itu meneguk kasar salivanya. "K-kenapa, Mas?" "Ada tamu, tapi kamu tidak perlu bersembunyi." Gressida masih cemas. "Makan saja," lanjut pria itu meletakkan ember es krim di pangkuan sang istri lalu tubuhnya beranjak, berdiri menjulang tinggi di depan Gressida dan tanpa aba-aba menunduk menghisap bibir istrinya. "Saya temui dulu," ujarnya tanpa peduli dengan raut terkejut Gressida. Gressida yang diam mematung lantaran

