Ga lama penisku merasakan indikator keluarnya a******i,lalu saya percepat goyanganya.terdengar rintihan yang terdengar dari mulut putri
"aahhhh sakit yang,jangan cepet cepet"
"hummm hummm "suara yang keluar dari mulut saya karena merasakan kenikmatan dunia
Akhirnya "crot crot crot"
air m**i yang banyak keluar dari penisku tumpah di perut putri,sampai menetes ke seprei
Setelah keluar,lalu dibersihkanya a******i diperutnya menggunakan tissu yang sudah disiapkan.
Selesai melakukan percintaan itu,kita berdua mandi bareng.selesai mandi kita pun ngobrol tentang hubungan kedepanya mau digimanain.
"kamu serius kan sama aku?" ucapan yang keluar dari mulut dia
"iyah sayang serius,masa udah sejauh ini ga serius sih.dan semoga kita bisa langgeng ya" ucap saya sambil mencium kening dia
Dan akhirnya saya berpamitan,karena sudah sore.
Semenjak di kerja,kita jarang chtingan karena mungkin dia juga cape habis bekerja.hubungan kita pun mulai renggang karena lost kontak.
Sempat saya mikir apakah dia disanah punya selingkuhan,tapi tetep saya bodo amat mau dia selingkuh atau tidak.
Dan akhirnya perpisahan pun terjadi,kita berdua emang sama sama egoisnya.jadi kita berdua menyatakan break dulu.
"kita break dulu aja ya,hubungan nya sudah mulai ga sehat"
"hah?,ohhh jadi kamu sudah gasayang lagi sama aku,kenapah bosen?atau memang dari dulu ga sayang.jadi bener ya kamu cuma mau keperawanan ku doang"
"jahat kamu ya"sambil nangis di telfon.
Disaat sekarang sebenarnya saya gamau ninggalin dia dulu,karena memang masih pengen menikmati lagi tubuh dia.tapi apalah guna,takdir sudah terjadi.
Beberapa bulan kemudian saya coba menghubungi dia lagi,karena saya sempat melihat postingan statusnya lagi di rumah.jadi saya chat
"kamu lagi dirumah?"
"iyah nih"
Agak cuek balesnya,mungkin masih kesel.
"ketemu yu,kangen nih" ucap saya
"jadi gini ya,sekarang aku udah resign.aku berencana mau daftar kursus bahasa,mau jadi tkw diluar negeri.jadi tolong gausah deketin saya lagi,saya mau fokus belajar"
"yaudah iya,semoga sukses ya"jawab saya.
Mendengar jawaban dia,akhirnya saya mantep untuk meninggalkan dia.lagian saya juga sudah untung karena sudah pernah mencicipi tubuhnya.
Beberapa bulan kemudian,dia sudah diluar negeri dan hidup bahagia bersama pacar baru nya yang berjuang bareng untuk bisa kerja kesanah.
Semoga dia bahagia bersama dia,dan semoga laki laki yang dipilihnya sekarang gak kaya saya.yang memanfaatkan dia demi kepuasan hasrat dunia.
Semangat berjuang untuk semua orang yang ingin bahagia,dengan kebaikan.
"saya pamit pulang ya sayang,udah sore nih takut dijalan nya kemaleman"
"yaudah kamu hati hati ya,kalo sudah sampe rumah kabarin ya"
"iyah yang"
Hampir jam setengah tujuh saya baru sampe rumah.