"Emm bagusnya diapain nih Nas cewek kek gini?" teriak Sasa kepada Nasya. "Tampar Sa, tampar lagi yang keras!" teriak Nasya mengompori. "Lo mau gue gampar lagi?" tanya Sasa tepat diwajah Meita dengan senyum smirk-nya dan wajah mematikan. Meita menggeleng cepat. Sasa berdecih. "Tadi belagak berani, sekarang giliran ketemu kek ayam bertelur," "Hapus nomor Alvaro sekarang!" titah Sasa tajam. Meita segera mengambil ponselnya yang ada disaku, kemudian menghapus nomor Alvaro yang ada diponselnya. "Udah," lirihnya. "Gue tekanin sekali lagi, kalo lo berani chattingan sama Alvaro, apalagi jalan sama dia lagi. Gue janji, gue akan buat perhitungan lebih dari ini. Ingat itu!" desis Sasa tajam. Meita mengangguk lemas. "Minta maaf aja Ta, lo salah juga main sama pacar orang," teriak temannya ya

