BAB 110

1479 Words

Seorang pria kini sedang duduk sendirian, lampu di dan ruangan juga terlihat redup, dan ada alunan musik klasik yang menemaninya. Pria dengan rambut panjang, warna kemerahan. Wajah tampan, dengan bibir yang seksi nan menggoda. Entah sudah berapa lama pria itu berada di sana, yang jelas ia terlihat tidak begitu nyaman. Mungkin ada banyak hal yang dipikirkan olehnya, sampai tak peduli kala suara ketukan beberapa kali terdengar. ‘Aku bosan, aku perlu hiburan, dan aku juga memerlukan hal yang lebih menarik dari sebelumnya. Huh … haruskah aku membuat beberapa kekacauan agar hatiku jauh lebih tenang dan nyaman? Tapi … apa yang harus aku lakukan?’ Pria tersebut kemudian mengacak rambut kasar, merasa sangat gusar. Dia adalah Grell, pria malang yang hidupnya tidak begitu menyenangkan akhir-akhir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD