Dion masuk kedalam ruangan kepala sekolah setelah Rey masuk terlebih dahulu untuk memberitahu jika Dion datang. Kepala sekolah menyambut baik Dion yang datang keruangan nya. “Rey, bisa keluar sebentar?” “Jangan, saya butuh Rey.” “Ya?” “Maaf sebelumnya, saya kakak dari Yusna. Yusna Elena Latif, kelas dua belas Ips.” “Ya, saya Kepala Sekolah disini.” “Saya mau langsung to the point saja bu, maaf sebelumnya. Apa disekolah ini tidak menindak tegas anak yang mengganggu ketenangan murid?” “Maksudnya?” “Adik saya, selama seminggu ini di terror. Tidak dirumah, tidak di sekolah. Adik saya mengalami hal itu, dan anak yang melakukan itu adalah salah satu siswi di sekolah ini.” “Apa ada buktinya, Mas Dion?” “Ada.” Dion mengeluarkan ponselnya, lalu menunjukkan beberapa foto kardus yang di is

