Chapter 33

1587 Words

"Minta … Tini …." "Eh?" Mata Gaishan melotot tak jelas ke arah sang adik. Sementara itu wajah syarastini terlihat syok bercampur aduk. Minta … aku? Blush! Merah lah wajah imut Syatastini bagaikan udang bakar madu. Beruntung tidak gosong. Cika hanya mampu mengedip-ngedipkan matanya berulang kali setelah mendengar percakapan dua orang berwajah sama di depannya. "Tini siapa?" Gaishan mulai kepo, dia ingin mengetahui lebih dalam tentang apa yang dikatakan oleh sang kembaran. "Um … mmmph!" Syarastini bersembunyi di belakang bahu Cika karena wajahnya memerah sudah tidak bisa ditolong lagi oleh siapapun. Gaishan melirik ke arah dua orang gadis tak jauh di depannya, mata sang adik tidak melihat ke arahnya melainkan arah gadis yang sedang bersembunyi di belakang gadis lainnya. Ghifan melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD