Malam telah tiba, Mira duduk santai di belakang teras rumah di pinggiran kolam renang sembari menikmati cemilan dan membaca majalah. Malam ini, langit tampak sangat indah dengan di hiasi cahaya bintang kejora. Cuacanya juga tidak terlalu dingin. Exel menghampiri Mira dan duduk di kursi yang letaknya tepat di depan Mira yang hanya di halangi oleh meja saja. "Boleh aku temani?" tawar Exel dan Mira kembali hanya mengangguk. "Mir, kau masih marah?" tanya Exel. Mira masih tetap acuh. Exel merebut majalah yang di pegang oleh Mira, Exel meraih kedua tangan Mira dan menggenggamnya. "Mir, lihat aku!" pinta Exel. Namun, Mira tetap tidak menatap Exel. Pandangan kedua mata Mira malah fokus ke atas langit. "Mir!" Exel meraih wajah Mira hingga manik mata kembar Exel dan Mira kini saling bertemu.

