Rumah Sakit Jiwa Praditama Tampan. Raya menyeringai, setelah mendapati fakta yang satu ini. Matanya menatap nama itu dengan ekspresi yang tidak bisa di tebak. Di saat hari pernikahannya, ia bertanya-tanya, dimana keberadaan Rana, hingga gadis itu tidak datang, padahal Raya sudah mengirim undangan yang paling mewah pada wanita itu. Dan ternyata, Bima kembali memasukkannya ke dalam rumah sakit jiwa. Raya sempat bertanya-tanya, apa sebenarnya motivasi Bima, hingga masih mau mengurus perempuan itu. Karna jika Raya yang berada di posisi laki-laki itu, Raya akan menyingkirkan Rana seperti buih. Itu jelas hal mudah. Dan sekarang, pertanyaanya, apa tujuan Bima hingga masih membiarkan Rana berkeliaran di sekitarnya? Atau Bima sama sekali tidak tahu semua keburukan Rana? Tapi mengapa Raya merasa

