DUAPULUH ENAM

1744 Words

Pelukan Anna dan Fabian terlepas begitu saja. Leon dan Alena berjalan mendekat. Mata sepasang suami istri paruh baya itu tampak memandang Anna dan Fabian tak percaya, Fabian menundukkan kepalanya. Ia merasa malu bertatap muka dengan orang tua Anna, ketika mengingat segala kesalahannya. Sebuah kesalahan besar karena telah merusak masa depan seorang wanita. "Jadi laki-laki yang merusak anak saya itu kamu Fabian?" Tanya Alena, ada nada marah dalam suara istri Leonard Abraham itu. Fabian mengangkat kepalanya perlahan, ia menatap bunda Anna dengan sopan. "Maafkan saya, Tante. Maafkan saya," ucapnya sungguh-sungguh. Alena mengatupkan bibirnya rapat-rapat, ia jelas merasa marah, namun sebisa mungkin Alena tahan kemarahannya. Wanita yang mulai memasuki usia paruh baya itu menggenggam tangan san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD