Naviza terkejut, tiba-tiba saja Abyra melakukan itu tanpa membuatnya bisa berkutik. Dia bahkan tak bisa memprediksi sedikit pun tentang kejadian ini. Bibir mereka masih bertautan, Abyra masih terus menciumnya. Dia merasakan pipinya ikut basah karena air mata Abyra. Naviza membeku, terkejut yang sangat luar biasa sampai dia tak bisa berbuat apa-apa bahkan hanya untuk menggerakkan tangannya pun rasanya kaku. Dan parahnya, Jantungnya ikut berdebar sangat kencang. Deg.. deg... deg.. Sementara Abyra tidak mempedulikan apapun lagi. meski ada seorang Vocksar terkuat yang saat ini bertarung mati-matian di belakangnya, yang sewaktu-waktu orang itu bisa terbang kepadanya dan mencabut nyawanya seketika karena perbuatannya ini, dia tidak takut sama sekali. bahkan mungkin dia sudah mempersiapkan dir

