29

2047 Words

Di sisi kiri dan kanan jalan dipadati oleh cemara gunung. Seperti hutan pohon cemara pada umumnya yang lebat dan hijau. Selain terlihat hutan, terkadang perbukitan yang berjajar juga menjadi pemandangan yang sayang untuk dilewatkan. Anjani memusatkan pandangannya keluar jendela mobil. Meskipun tadi pagi ia sudah memaafkan Arsya, rasanya masih canggung jika harus berbicara banyak. Sedangkan Arsya sibuk dengan roda kemudi. Sesekali ia melirik Anjani yang duduk di sampingnya. Suasana hening di antara mereka seakan membunuhnya. Ia memilih menyambungkan audio mobil dengan musik pada handphone-nya. Berbagai judul lagu mengisi keheningan dalam kabin itu. Hingga sebuah lagu seakan menampar Arsya dengan kuat. Jikalau kau cinta Benar-benar cinta Jangan katakan Kamu tidak cinta Jikalau kau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD