Jika ditanya mengapa Anjani bisa secepat itu mendatangi Purnomo untuk meminta restu menikah, rasa-rasanya tidak secepat itu juga. Butuh waktu yang lama. Need a long time for recovery the pain. Mungkin inilah yang disebut dengan waktu mampu mengobati luka seseorang. Kehadiran Putri membuatnya sadar bahwa tak selamanya rasa benci itu semakin mengendap. Kebencian itu perlahan tapi pasti mulai menguap. Tergantikan dengan rasa kecewa. Dan itu yang dapat Anjani simpulkan dari keputusannya yang akhirnya bersedia menemui Purnomo. Ternyata, ia belum ikhlas. Ia masih berat memandang ayahnya itu. Apalagi Siti. Ia sungguh kecewa berat pada pasangan yang duduk di hadapannya itu. Bersyukur sekali Anjani karena ada Arsya di sampingnya. Ia juga sangat bersyukur karena dipertemukan dengan Arsya. Laki-

