"Kamu tidak usah bingung dengan perasaan yang sedang kamu rasakan sekarang, memang begitulah cinta yang tidak bisa dia mengerti oleh logika. Sampai sekarang belum ada rumus pasti untuk mengetahui perasaan itu." ujar Udin ketika mengetahui anaknya terlihat kebingungan, dia sudah bisa menebak apa yang berada di dalam pikiran anaknya. "Tapi apa mungkin aku mencintai seseorang yang tidak normal seperti dirinya. apa tidak ada wanita yang lebih cantik dan lebih normal dari Aluna?" Wira bertanya kembali untuk memastikan bahwa dia benar-benar sedang jatuh cinta. "Mungkin di luaran sana masih banyak wanita yang lebih cantik dari Aluna, lebih sempurna Dari Dirinya, bahkan mungkin lebih pintar dan lebih segala-galanya, namun wanita wanita itu belum tentu bisa memberikan kenyamanan seperti yang di

