Tiga puluh tujuh~

1177 Words

Shanum mendatangi aula yang tidak terlalu dipenuhi oleh para tamu undangan, terlihat bingung karena dia mencari keberadaan Ghul. Berbaur dengan orang-orang kaya nampaknya sangat tidak cocok untuknya yang memiliki jiwa introvert. Dia justru merasa tidak nyaman. "Nona, sepertinya Nona Ghul sedang bersama Tuan Baris," ucap Hanife, pandangannya mengarah pada Ghul yang sedang bersama kakeknya. "Mana?" Manik Shanum mengikuti arah pandang Hanife. "Itu ayahnya Tuan Ozkhan, bukan?" tanyanya, masih memerhatikan interaksi antara Ghul dan Tuan Baris yang menurutnya tidak terlalu buruk. Justru terlihat sekali kalau Tuan Baris menyayangi cucunya itu. "Ya." Senyum Shanum terukir melihat Ghul yang nampak begitu akrab dan dekat dengan kakeknya. Ghul terlihat sangat riang. 'Tuan Baris sepertinya begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD