Pada rabu siang, Lidya melewatkan perjalanan sekitar tiga jam dari Jakarta ke Bandung untuk mempersiapkan diri. Ia berkonsentrasi, bertekad untuk tidak terganggu oleh apapun yang terjadi dalam kehidupan pribadinya, saat memeriksa berbagai poin yang ingin ia kemukakan pada Pryadi Joseph. Meskipun penawarannya bervariasi tergantung pada si calon klien dan kebutuhan fasilitas layanan mereka, yang selalu tetap sama adalah fakta bahwa Lidya seratus persen menaruh kepercayaan pada perusahaannya dan bisnis yang mereka kembangkan. Meski begitu, ia tetap percaya diri tentang kemungkinan hasil pertemuan dengan Pryadi ini. Pryadi Joseph mungin cukup tertarik untuk mendengar penawarannya, tetapi kemungkinannya tetap kecil mengingat hubungan yang sudah terjalin lama antara tim itu dengan perusahaanny

