persiapan dadakan

1145 Words

“Kamu yang bawa mobil. Saya capek,” kata Lidya sambil memberikan kunci mobil kepada Yusuf. “Baik, mbak.” Mereka mengendari mobil sampai ke butik khusus pengantin. Lidya menarik tangan Yusuf mengikutinya sampai ke pajangan gaun untuk pengantin wanita. “Kamu pilihkan gaun yang cocok buat saya,” perintah Lidya. Yusuf tersintak mendengar perintah Lidya. Ia sama sekali tidak tahu model gaun apa yang disukai wanita itu. Tetapi, setelah mendapat pelototan tajam dari Lidya, ia berusaha memilihkan satu gaun yang dipikirnya pas dengan tubuh langsing wanita itu. “Coba yang ini, mbak,” kata Yusuf menyerahkan satu gaun berwarna putih gading berenda di dadanya. Lidya menerima gaun pilihan Yusuf itu, dan berlalu ke ruang ganti. Dipakainya gaun itu. Lumayan juga pilihannya, kata Lidya sambil melihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD