Murka dari Inti Dunia

1031 Words

"Kalian tidak akan pernah bisa menghentikanku. Akulah akhir dari segalanya." Suara Ketiadaan Mutlak menggema, berat dan tanpa ampun, seolah setiap katanya mengguncang lapisan dimensi. Kegelapan di sekitarnya mulai berputar liar, membentuk pusaran yang mengisap cahaya dan harapan sekaligus. Namun sebelum kekuatan itu melanda, dua sosok berdiri kokoh di hadapan entitas tersebut. Ibunda Senja melangkah maju, dikelilingi cahaya bintang yang berkilauan tajam. Di sampingnya, sosok ingatan menyatu dengan aura pelangi yang menyebar tenang namun kuat. "Kami akan melindungi dunia ini," ucap ibunda Senja, suaranya lembut namun penuh keyakinan. "Dan kami pastikan... ingatan tentang harapan tidak akan pernah lenyap," sambung sosok ingatan. Aura mereka berpadu, membentuk sinar yang membelah kegelap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD