Chapter 16

883 Words

Bel istirahat telah berbunyi, menandakan semua pelajaran berhenti dan waktunya untuk mengisi perut mereka, supaya dipelajaran berikutnya, mereka bisa menyerap ilmu yang diberikan guru dengan baik, tidak asal pasang muka di sekolah saja. Seperti saat ini, Viera, Velsha, Keisha, Claretta, Vhian, Viero, Viere, Vieno, Vieco tengah berada dikantin di meja yang sama. Banyak yang iri kepada Viera, Velsha dan Keisha, meskipun mereka masih kelas 10, tapi mereka sudah terlihat akrab dengan putra putra Xethin itu. Tidak seperti dirinya, yang tak pernah dianggap atau bahkan lebih sering diabaikan ketika mendekati Putra putra Xethin. "Vir, nanti pulang setelah pulang sekolah, lo ada acara?" tanya Vieco. "Hayooo, mau ngapel lu ya?! Ketauan banget." Cibir Viero yang disetujui oleh Viere dan Fauza. V

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD