17. Rumah Lain

1184 Words

Fani meraung-raung didalam pelukan Devan yang kini mereka berada di rumah keluarga Altar, karena Altar sendiri yang menghubungi Devan agar Fani dibawa ke rumahnya. Bunda Hara sedang keluar pengajian, ayah Agra di kantor sedangkan Altar kini berada didapur membuat kan tamunya minuman. Altar datang dengan nampan yang berisi minuman, ia duduk disebelah Fani dan langsung menarik Fani kedalam pelukannya. "Ssstt, gak apa-apa. Sini cerita dulu," ucap Altar membersihkan ingus Fani dengan tisu basah sedangkan Devan merapikan rambut Fani. "Gak mau pulang," Isak Fani yang masih dengan tangisannya walau tidak sekuat tadi. "Iya, nginep sini ya. Bentar lagi Bunda pulang lho," ucap Altar menenangkan, Fani mengangguk dan mencoba meredam tangisnya. "Matanya bengkak, Dek," ucap Devan mengelus bawah m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD