29. Siluman Reog 2

2162 Words

Fani menatap Altar yang kini menyiapkan keperluan nya untuk ke kampus besok pagi. Bukan karena apa, efek menstruasi Fani yang memang hampir membuat pingsan itu yang membuat Altar lah harus menyiapkan perlengkapan sang istri. Sedangkan Fani hanya rebahan dikasur setelah menangis dari ashar sampai isya karena rasa sakit di perutnya. "Masih sakit?" tanya Altar setelah selesai menyiapkan keperluan sang istri lalu menghampiri Fani yang yang tengah merebahkan dirinya menikmati tayangan anime di tv. "Udah mendingan kok," ucap Fani sambil menggeser tubuhnya ketengah kasur saat Altar yang mulai menaiki keatas kasur. Dengan pelan Altar membuka kemeja miliknya yang dipakai sang istri agar sampai ke d**a, ia lantas mengelus perut Fani dengan lembut dan sesekali mengurutnya agar Fani lebih enakan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD