BAB 29

1015 Words

Saat bangun di pagi hari, Lunetta sudah tidak melihat Gerhan di sampingnya. Hanya ada sebuket bunga warna merah dan sepucuk surat yang diletakkan diantara bunga mawar. Lunetta mengubah posisi menjadi duduk dan meraih sepucuk surat tersebut. Pagi, Luna. Maaf ya aku ngucapinnya lewat surat karena aku harus kerja hariini. Kata Edward kamu udah boleh pulang, jadi ntar malem aku jemput ya Begitulah isi sepucak surat yang ditinggalkan oleh Gerhan. Lunetta meraih buket mawar merah dan menghirupnya. Lunetta hanya tersenyum. Ia pun menyimpannya kembali dan meraih ponselnya yang ada diatas kabinet samping ranjang tempat tidur untuk mengangkat telfon dari Ryan. Lunetta berpikir sepertinya ini adalah kesempatan baginya untuk mengakhiri hubungannya dengan Ryan karena ia sudah tidak bisa memiliki hub

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD