Aku kembali berada di dalam situasi yang sama. Di mana aku harus terbangun kembali dari sebuah keadaan yang tidak sadarkan diri. Namun, aku sedikit bersyukur.Ternyata, aku masih bisa membuka mata ini. Padahal, aku sempat berpikir bahwa aku berada di dalam keadaan di mana aku tidak akan bisa sadarkan diri kembali. Bahkan bisa jadi, tidak akan ada yang menemukan jasadku lagi. Itulah yang sempat aku pikirkan saat di tepi sungai tadi. “I... ini... di mana?” tanyaku saat aku memperhatikan seluruh ruangan ini. Sebuah tempat yang aku sendiri belum pernah ke sini sebelumnya. Terakhir kali saat aku kembali dari gudang bersama Vina, aku tidak dibawa ke tempat ini. Aku dan Vina hanya diajak ke ruangannya Bu Nelty. Beliau memberikan kami obat dan mengintrogasi kami di sana. Sehingga, ini pertama k

