“Sayaaang, kita jalan-jalan yuk ke luar negeriii,” pinta Calista sembari menggelayut manja di lengan Adipati. Dia mengusap halus kepala Adipati. Sedari tadi wajah Adipati murung, dia memikirkan kesehatan Elsa. Dia meninggalkan begitu saja istrinya di kamar, dia merasa bersalah. “Sayang, kamu dengerin aku enggak siiihhhh!!” ucap Calista dengan nada tinggi, dia kesal Adi sama sekali tak merespon, tatapannya kosong seolah pikirannya tidak ada di sini. “Eh? I-iya, kenapa Cal?” Adipati membenarkan posisi duduknya, dia menatap Calista dengan lekat. “Kok kenapa sih? Aku kan minta jalan-jalan ke luar negeri, ke ... Yunani gitu, atau ke Maldives?” Adipati mendengkus, bukannya dia tidak memiliki banyak uang, namun dia memikirkan bagaiman Elsa nanti kalau dia tinggal. Apa bisa Elsa menghandle se

