Dia Masa Lalunya

2215 Words

Bahagia? Tentu saja. Hati wanita mana yang tidak bahagia jika mendapat kabar bahwa dirinya akan segera mempunyai buah hati, apalagi kehadirannya yang sudah dinantikan sekian lama--yah ... mungkin untuk beberapa orang hal itu tidak terlalu lama, tapi untukku ... hal tersebut sangatlah lama, apalagi rasa sedih karena pernah kehilangan sebelumnya. "Kamu ada sesuatu yang diinginkan?" Daffin menatapku sambil memainkan alisnya. Saat ini kami sedang menikmati sarapan berempat. Suasana hangat menyelimuti kami dari semalaman. Mama juga antusias sekali waktu tahu kalau aku tengah mengandung cucunya. Tidak kusangka akan sebahagia itu beliau. Bahkan, waktu kami tiba di rumah sudah larut malam, mama masih sempat-sempatnya menasehati Daffin ini-itu untuk menjadi suami siaga. "Nggak ada. Lagi nggak pi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD