Happy Reading, terima kasih sudah menunggu ❤️ Sudah pukul 09.00 pagi, tapi aku masih saja betah tiduran di ruangan yang membuatku nyaman ini. Apalagi di rumah cuma ada Daffin sama aku. Maklum, mama mertua sama Dara lagi jalan-jalan. Kemarin mama minta Dara nemenin dia ke puncak. Dara sih langsung mau saja, katanya dia juga suntuk di rumah lihat kemesraan kami. Ckckck, ada-ada saja adik iparku itu. "Ni, kamu nggak capek apa rebahan mulu." Aku menggeleng. Sudah satu minggu memang aku seperti ini, sebulan pasca satu garis biru di tespek--bukan dua garis biru ya--aku menjadi semakin malas. "Kamu bukannya hari ini diminta Sandra buat fitting baju ya. Kenapa nggak siap-siap." Aku melirik Daffin yang lagi mengutak-atik handphone-nya. Jadi dari tadi dia ngomong sama aku nggak lihat muka istri

