2 Chapter 25

2123 Words

CLARISSA Aku sudah bingung harus bagaimana, aku gak tahu. Segala hal yang bisa kusimpulkan selama di Jepang ternyata tak berguna kalau kenyataannya seperti ini. Kenapa? Kenapa semua kebenaran terungkap saat aku sudah mengikhlaskan semuanya? Aku mencoba menghubungi Melisa lagi, mencoba mengajaknya bicara perihal hal-hal yang kemarin ia ungkapkan. Namun Melisa tak menjawab panggilanku, aku datang ke butiknya yang di Jakarta. Melisa juga tidak ada di sana, kata pegawainya dia sudah berangkat ke Milan, mengurus pembukaan butiknya di sana dan berencana menetap di sana. Sialnya, pegawainya tersebut tidak memberiku kontak Melisa yang bisa kuhubungi. Jadi sekarang aku buta, aku tak tahu harus mendiskusikan masalah ini dengan siapa. Sudah dua hari sejak pertemuanku dengan Melisa, kali ini aku b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD