Di-Skors

2972 Words

"Lo jangan berpikir sesempit itu. Bisa jadi, dia pergi karena ada urusan. Bukannya nge-prank lo atau balas dendam. Gue yakin, dia orangnya gak kayak gitu, Zura. Ya gue gak kenal sih. Tapi sepertinya gak ada maksud untuk kayak gitu." Begitu ucapan Ridha yang ia dengar setelah ia menceritakan soal gagal bertemu di Malioboro kala itu. Ya Zura juga tahu kalau ia tak seharusnya berpikir sedangkal itu. Maka itu ia mendatangi kantornya Nathan setelah gagal bertemu di Malioboro. Gadis itu kan punya kartu namanya. Jadi ia pikir, Nathan akan berada di sana. Namun ternyata tidak ada bahkan setelah berjam-jam menunggu. "Kami gak tahu Pak Nathan ke mana, Mbak. Biasanya di jam segini sudah datang." Beberapa karyawannya Nathan mengabarkan hal itu. Azzura mengangguk. Ia pamit. Setengah jam setelah ia p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD