Khayalan

2929 Words

Alih-alih mengamuk di rumah papanya, ia malah kembali ke rumah. Nathan memendam kekesalannya dan rasa marahnya. Ia pulang lalu malah bersikap agak aneh menurut mamanya. Ya perempuan itu heran saja karena anaknya mendadak pulang setelah pergi dari pagi. Mendadak menyalaminya dan memeluknya. Nathan yakin kalau mamanya sudah tahu apa yang terjadi. Maka itu mereka pindah ke sini bukan? Tapi sepertinya papanya tidak sadar diri. Malah jarang pulang ke rumah. Namun mamanya tampaknya menerima. Itu yang membuat Nathan terpukul. Ia sampai menangis tadi karena memikirkan perasaan mamanya. Kalau memang papanya tak bisa menghargai perasaan mamanya, ia yang akan melakukan itu. Walau sempat diomeli sedikit, ia justru membalaa dengan kekehan. Lalu pergi mandi dan bercanda dnegan Vita. Vita juga ikut men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD