“Kenapa kamu kesini?!” Rey berlari menuju tubuh pria itu, yang notabennya juga merupakan sepupunya sendiri. Saat itu juga, Rey langsung melayangkan bogemannnya kepada Geraldo. Sontak Deon langsung mencoba memisahkan perdebatan jantan mereka, terutama memsahkan Rey yang sedang di rudung emosi yang terlalu tinggi. Namun ternyata, tenaga yang dimiliki oleh Deon tak cukup mampu melerai perdebatan mereka. Bahkan Deon juga sempat menjadi korban dari perkelahian itu, karena Geraldo mencoba untuk melawan sepuppunya sendiri. Caramel yang masih di bawah kendali trauma, ia terus saja berteriak, sambil merenggut rambutnya sendiri. Tangis sudah tak terbendung darinya. Untung saja ada Gisella yang menemani Caramel. Kini, ruangan itu penuh dengan perselisihan. "Diam!" Teriak Caramel. Mendengar ter

