Bab 134. Bahagia Agni dan Bena

1218 Words

Bu Mayang tersenyum mendengar kata-kata Agni. Lalu Agni bercerita kisah hidupnya yang sangat mengharukan. Tidak pernah sekolah dan harus menikah di usia yang sangat muda. Masa kecilnya pun tidak indah bahkan penuh dengan tekanan. Karena itu Agni menganggap bahwa kabur dari kampung halamannya adalah pilihannya untuk segera mengakhiri derita yang tidak ada akhirnya. Dia benar-benar merasa hidup ketika melayani orang-orang yang butuh layanannya. Tapi mungkin orang yang baru mengenal Agni akan mengira bahwa Agni benar-benar 'menikmati hidup' karena harta yang dimilikinya sekarang. Tapi kata-kata itu justru muncul dari mulut Agni jauh sebelum Agni seperti sekarang ini. "Agni benar-benar menikmati hidup ya, Ra." Kintan bergumam ke Tiara yang duduk di sampingnya. Tiara tersenyum memandang Kinta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD