Bab 237. Nama Dari Arga

1026 Words

Dista terus mengusap-usap telinga Derby. Teringat olehnya saat ditelpon Arga seminggu yang lalu. "Pas aku telfon Arga, aku diomelin. Pake ancam-ancam segala." "Ha? Masa?" Dista tersenyum simpul mendengar keluhan suaminya. Rasain, gumamnya dalam hati. "Kamu sih cemburunya kelewatan. Untuk apa coba. Nyiksa perasaan itu namanya. Kan yang penting aku sama kamu. Hati aku juga selalu ke kamu." Derby menghela napas. Ditatapnya Dista. Dista pun jadi salah tingkah. Tiba-tiba Dista mengingat suara Arga saat menelponnya. Sedikit ada perasaan bersalah menghampiri dirinya. Tapi memang hati Dista begitu condong ke Derby, walau sebenarnya ada sedikit rasa tertinggal tersisa ke Arga. "Aku selalu berusaha usir rasa itu, Dis. Tapi susah." Derby perlahan bangkit dari rebahnya. Duduk di sisi Dist

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD