Bab 213. Jalan-jalan Bersama Derby

1006 Words

"Nostalgia," ujar Derby dengan gaya cueknya. Patty terbahak. "Dis, kalo dia cerita macam-macam, lo jorokin dia ya dari kereta di Puffing Billy. Gua ikhlas lahir batin." Derby tersenyum melirik Dista. "Can I join?" Carl menimpal tiba-tiba. "Heh! No ... penganten baru ... just married, Tong. Ikut-ikut." "Ada yang salah?" Carl memandang Dista. "Lain kali ya, Carl," bujuk Dista lembut. Carl memasang wajah kecewa. "Well... sometimes grown people are weird," gumamnya cuek. Dista merangkulnya sambil mengelus rambut keriwil Carl. Betul juga, Carl. Mereka orang-orang dewasa terkadang suka aneh. *** Karena gerimis, suasana di Puffing Billy tidak begitu ramai. Padahal biasanya penuh sesak dengan orang-orang yang berkunjung di akhir pekan. Puffing Billy adalah salah satu tempat wisata yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD