Tidak lama setelahnya, Dista yang ditemani Dian muncul di depan pekarangan rumah Arga yang sekarang menjadi milik Dista. Dista sedikit terperangah ketika dilihatnya mobil merah sedan tua couple terparkir di depan rumahnya. Ada sedikit senyum saat memandang benda itu. Hanya dia dan Arga yang tahu kisah tentangnya. Dan Dista memutuskan untuk mengunci mulutnya rapat-rapat mengenai itu, meskipun dia merasakan sesak di d**a mengenang saat-saat berada di dalamnya, di mana dia merasakan cinta pertama kalinya. Begitu Dista dan Dian tiba di pintu utama rumah, mereka pun disambut hangat Derby dan Arga yang sudah berada di dalam rumah itu terlebih dahulu. Dian yang merupakan sosok sahabat Rara, langsung memburu Arga dan mencium tangan Arga dengan hormat. "Pa kabar, Dian," sapa Arga ke Dian. Dia cuk

