Hah... “Akhirnya aku bisa kembali juga ke ruanganku,” Gumamku. Setelah pembicaraan Clarissa dengan Ayahnya selesai, ia langsung kembali ke ruangannya. Clarissa kembali fokus pada pekerjaannya. Beberapa jam berlalu Clarissa yang tengah mengerjakan pekerjaannya tiba-tiba dihampiri oleh Nata. CKLEK “Tania,” Panggil Nata. “Ya, Kak” Sahutku. “Sedang apa?” “Hanya mengerjakan laporan ini saja.” “Bisa bicara sebentar?” “Bisa Kak.” Setelah itu mereka bicara berdua di ruangan Clarissa, pembahasannya bukan masalah pekerjaan melainkan masalah pertunangan Clarissa dengan Raynard. Clarissa merasa pusing karna pembicaraannya dengan Ayahnya tadi masih terngiang-ngiang di kepalanya lalu sekarang Nata membahasnya lagi. “kenapa mereka membahas masalah pertunanganku terus menerus?

