Mollie sedang berada di sebuah café, duduk seorang diri dengan menatap tablet yang memunculkan foto dirinya bersama mendiang Sophia. Mollie masih tidak percaya jika Sophia akan pergi secepat itu meninggalkan dirinya bersama dua orang Kakak. Dalam lamunannya, seseorang datang dan duduk di depan Mollie. Membuat Mollie cukup terkejut karena orang itu bukanlah orang yang sedang ditunggu olehnya. Mollie menatapnya dengan tajam ,menunggu orang itu menjelaskan apa yang diinginkannya. “Mollie, aku ingin hubungan kita kembali membaik. Aku minta maaf atas kejadian yang dilakukan Kakakku, akan tetapi … aku datang kali ini dengan maksud untuk bisa lebih dekat denganmu,” ujar pria yang tidak lain adalah Cester. “Kau tahu betapa takutnya aku bertemu dengan orang lain tanpa Kakak dan kekasihku?” tanya

