Secret-27

2056 Words

Alden menyodorkan sebuah bunga pada Kaleena. Walaupun wanita itu bingung dengan bunga yang diberikan Alden. Tapi tetap saja Kaleena menerima bunga itu, dan menaruhnya di atas tempat tidur. "Untuk apa bunganya?" kata Kaleena mencoba biasa saja. Sejujurnya dia itu masih takut, jika Alden akan berbuat seperti waktu itu. Mengikat kedua tangannya dan juga kakinya. Walaupun tidak ada pukulan, tapi hal itu mampu membuat Kaleena mengalami trauma yang cukup berat. Pria itu melangkah mendekat, memeluk Kaleena dari arah belakang dan mengecup bahu wanita itu. "Saya mau minta maaf atas sikap saya kemarin. Saya lepas kendali, lihat kamu kayak gitu sama adik saya." Melepas pelukan itu dengan kasar, dia pun membalik badannya menatap Alden. "Harus di diikat tangan dan juga kakinya ya?" Alden mengge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD