Secret-34

1354 Words

Keesokan paginya, dengan senyum yang mengembang Kaleena pun masuk ke kamar Alden dengan membawa nampan sarapan pria itu. Dia harus menyingkirkan Aiden lebih dulu, karena tidak jika masih ada pria itu. Sudah dipastikan rencana Kaleena akan gagal. Rencana untuk membuktikan, jika Alden itu sebenarnya suka sama Kaleena, cuman malu saja untuk mengakui perasaannya. Melihat hal itu Alden pun hanya geleng kepala. “Kamu ngapain pagi-pagi ke kamar saya?” tanya Alden curiga. “Nganterin sarapan buat suami. Kenapa nggak boleh? Cuma--” “Iya boleh.” sahut Alden cepat, sebelum wanita itu melanjutkan ucapannya yang dimana akan membuat emosi Alden naik. “Kalau begitu setiap hari akan akan mengantar sarapanmu ke sini. Dan kamu gak boleh menolak.” “Terus?” “Terus … aku yang temenin kamu sarapan.” jaw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD