Peternakan Paman Jordan

1118 Words

Masih pagi, suasana di desa memang sangat indah. Selain udaranya yang segar, alam desa juga sangat tenang. Tak ada mendengar bisingnya suara kendaraan, hanya kicauan lembut dari burung yang memanjakan telinga. Shani dan Venus tiba di sana, setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam dari pusat kota. Mereka berdua di sambut hangat oleh Paman Shani yang merupakan adik tiri papanya. “Selamat datang, akhirnya kalian tiba juga di sini. Paman sangat khawatir, takut terjadi apa-apa selama di perjalanan,” ujar Pama Jordan menatap Shani penuh kasih sayang. “Paman nggak usah khawatir, kami baik-baik saja, kok,” jawab Shani. Paman Jordan langsung memeluk ponakannya yang telah lama tak bertemu. “Syukurlah. Bagaimana keadaan orang tuamu sekarang? Paman sudah lama nggak bertemu mereka.” “Mam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD