"Itu kamu ngapain tidur disana?" tanya Aska yang harus aja masuk ke ruang inap Debora. Zero yang notabene mantan kekasih Debora pun bangun dari jatuhnya. Dia pun mengusap sikunya yang berdarah akibat tergores ujung meja kaca. Dan menunjukkan mukanya pada Aska. "Dipikir tiduran. Kamu nggak tau ya, kamu hampir saja bikin nyawa Debora melayang!!" sewot Zero. "Apa sih nggak jelas banget." Aska memilih nyelonong masuk ke ruangan inap dan melihat keadaan Debora yang kejang-kejang. Melihat hal itu Aska langsung menarik kerja baju Zero dan hampir saja memukulkan. Tapi hal itu Zero tepis saat pria itu meminta Aska untuk cepat memanggil dokter. Bisa-bisanya Debora benar-benar kehilangan dia nyawanya, hanya karena Aska yang menarik merah baju Zero. "Tuh, bilang nggak jelas sekali lagi, aku

