Giffard menangkup pipi Debora dengan kedua tangan mungilnya, lalu mengesankan hidung mancung nya pada hidung Debora sambil tertawa kecil. Semua mata menatap arah Debora dan juga Giffard yang duduk di atas meja. Sengaja, karena anak itu bisa berkeliaran jika duduk sendiri. Kalau dilihat dia sudah seperti Ibu dan juga anak laki-lakinya yang akrab dan saling sayang. Tidak taunya jika mereka hanyalah babu dan juga anak Bos. "Nanny, gulali." Debora mengerutkan keningnya, "Gulali? Giffard mau gulali?" Giffard menggeleng, "Kata Papa, Nanny kayak gulali." Sudah dipastikan jika itu pasti ulah Kenzo yang mencari dukungan agar bisa bersama dengan Debora. Cara seperti itu tidak akan ngaruh buat Debora. "Giffard jangan ikutan Papa ya, itu nggak boleh. Nanny nggak suka." Ini anak harus di

