Special 87

747 Words

Alex POV Stresku seperti tumpukan sampah bantar gebang, menggunung dan menyedihkan. Jihan selalu saja menggunakan Evan sebagai senjata agar aku tak meninggalkannya. Mungkin memang benar, Evan membutuhkan sosok ibu dan keluarga yang harmonis untuk tumbuh kembangnya. Tapi aku tidak bisa terus hidup dengan siluman ular itu. Dia menghisap habis darahku, membuatku emosi sepanjang waktu karena sikap overprotektive dan cemburunya yang kelewat batas. Aku pun tak pernah mencintainya, kehadiran Zoeya juga membuatku semakin menyadari bahwa aku tersiksa bersama Jihan. Kupikir aku egois, jika menceraikan Jihan dan mengorbankan Evan yang sudah tak memiliki ibu. Tapi aku bisa apa? Jihan seperti belenggu hitam yang mengikat erat hingga membuatku sulit bernafas. Sementara Zoeya, seperti udara segar yang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD